Affiliate Marketing
Misalkan kita sedang menonton video youtuber favorit kita. Ada saat dimana sang youtuber mempromosikan sebuah produk di dalam videonya dan meminta kita untuk menggunakan link yang ada di kolom description bagi yang berminat untuk membeli produk tersebut. Hal itu dapat termasuk sebagai affiliate marketing dan link yang dimaksud merupakan affiliate link.
Apa itu affiliate marketing? Affiliate Marketing merupakan sebuah taktik marketing dimana afiliator atau pihak ketiga mendapatkan komisi dari hasil mempromosikan produk jualan seseorang atau perusahaan.
Bagaimana cara kerja affiliate marketing?
1. Afiliator akan menunjukkan sebuah ad atau link di media sosial mereka bagi seseorang yang tertarik untuk membeli produk yang mereka promosikan.
2. Saat pelanggan menclick link tersebut, maka pelanggan akan dihubungkan ke website tempat produk itu dijual melalui tracking link.
3. Ketika pelanggan melakukan pembelian di dalam website itu, maka website akan mencatat transaksi tersebut sebagai hasil penjualan dari link.
4. Setelah transaksi - transaksi tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari perusahaan, maka sudah bisa bayar komisi ke kita.
Lalu kenapa ada yang tertarik untuk menjadi affliator?
1. Cara mudah untuk mendapatkan passive income
Selama marketing skill kita bagus, maka akan banyak orang yang membeli dan kita akan terus mendapatkan uang berdasarkan pembelian produk dari pelanggan yang menggunakan affiliate link kita.
2. Biaya rendah
Affiliate marketing tidak memakan banyak biaya dan kita bisa langsung mulai. Hal ini karena pada awalnya tidak ada fee yang perlu dibayar untuk mengikuti program affiliate.
3. Nyaman dan flexible
Karena menjadi affiliator sama seperti kita menjadi freelancer sehingga kita memiliki kebebasan seperti dalam memilih produk mana yang membuat kita tertarik untuk promosikan di media sosia kita atau kapan kita ingin melakukannya.
Dari penjelasan diatas menunjukkkan bahwa menjadi affiliator merupakan cara yang mudah untuk mendapatkan passive income. Tetapi apa saja kerugian dalam melakukan affiliate marketing?
- Pembayaran sesuai komisi
Affliator biasa dibayar sesuai dengan berapa yang click link kita atau berapa penjualan yang dihasilkan melalui link kita. Sehingga pendapatan yang kita hasilkan dari program affiliate tidak tetap seberapa besar yang akan kita dapatkan.
- Tidak punya kontrol terhadap program
Affliator perlu menaati aturan dalam program affiliate dari perusahaan. Jadi affiliator perlu mengikuti arahan dari perusahaan seperti apa yang perlu dikatakan atau cara bagaimana affiliator mempresentasikan produk perusahaan ketika mereka mempromosikan produk tersebut di dalam media sosial mereka.
Setelah kita mengetahui mengenai affiliate marketing, bagi pembaca yang tertarik untuk melakukan affiliate marketing dapat memulainya dengan 4 tahap ini :
1. Memilih platform dan metode
Tahap yang pertama yaitu kita perlu memilih platform apa yang ingin kita pakai dan bagaimana kita menjangkau audiens kita. Ketika memilih platform, maka lebih baik kita memilih platform yang sudah biasa kita gunakan dan mengerti cara kerjanya. Dengan menggunakan platform yang sudah nyaman kita pakai, maka kita dapat menciptakan konten - konten yang bagus sehingga dapat menarik perhatian para pengguna dan membangun audiens kita.
Untuk cara bagaimana kita menjangkau audiens kita, kita dapat memilih metode - metode pendekatan terlebih dahulu dan dari sana kita mendapatkan ide untuk bagian affiliate marketingnya. Seperti contohnya, kita memilih metode pendekatan melalui konten review produk kosmetik. Sehingga dengan metode ini maka yang perlu kita lakukan untuk affiliate marketing bisa dengan cara mereview produk - produk kosmetik yang kita promosikan atau membandingkan produk tersebut dengan kompetitornya.
2. Menentukan apa niche dan audiens kita
Tahap selanjutnya yaitu kita menentukan apa yang menjadi niche kita atau apa yang membuat kita berbeda dari yang lain sehingga hal itu dapat membuat kita lebih menonjol dan diperhatikan oleh para audiens. Kita juga perlu menentukan audiens yang seperti apa yang ingin kita dekati. Dengan begitu, kita dapat menyesuaikan konten kita dengan selera target audiens kita.
3. Mencari produk yang ingin kita promosi
Setelah menentukan niche dan audiens kita, maka selanjutnya kita memilih produk apa yang ingin kita promosikan. Barang atau service yang ingin kita promosikan harus sesuai dengan audiens kita inginkan dan juga cocok dengan konten kita di media sosial. Seperti contohnya food blogger pastinya tidak mempromosikan produk kosmetik ke audiensnya, tetapi lebih cocok mempromosikan produk seperti alat - alat masak, jasa antar makanan, atau meal kit
4. Memilih program afiliasi kita
Jika kita sudah menentukan produk apa yang ingin kita promosikan di media sosial kita, maka kita dapat menghubungi perusahaan yang menjual produk - produk ini untuk mengikuti program afilliate mereka dan meminta affiliate link.
Demikian penjelasan mengenai affiliate marketing. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Levina / 312019016
nice info !! thankyouu^^
ReplyDeletesangat brmanfaat, thankyou!
ReplyDeleteInfk nya sangat membantu
ReplyDeleteThank you untuk artikelnya, infonya sangat bermanfaat.
ReplyDeletenice info 👍
ReplyDeleteInfo yang membantu
ReplyDeleteMakasih infonyaaa^^
ReplyDeletethankyou infornyaa
ReplyDeletethxx infonya
ReplyDeleteNice sharing, thanks
ReplyDeleteInfo yang bermanfaat, Thx infonyaa
ReplyDeleteArtikel yg sangat edukatif dan menarik isinya
ReplyDelete